Sebanyak 22 siswa dan tiga orang guru tewas dalam perjalanan wisata akibat api melalap bus yang mereka tumpangi di Pathum Thani, Thailand, pada hari Selasa (1/10).
Seperti dilansir Bangkok Post, sembilan belas penumpang selamat dari kebakaran bus tersebut. Semua korban kebakaran bus dilarikan ke rumah sakit setempat.
Bus tersebut membawa 38 siswa, dari TK 2 hingga Matthayom 3 (setingkat SMP), dan enam guru dari sekolah Wat Khao Praya Sangkharam di distrik Lam Sak, Uthai Thani.
Polisi mengonfirmasi 23 siswa dan tiga guru tewas karena terjebak di dalam bus yang terbakar itu.
Polisi diberitahu sekitar tengah hari bahwa sebuah bus terbakar di jalur masuk jalan Vibhavadi Rangsit dan Phahon Yothin, dekat pusat perbelanjaan Zeer Rangsit di Pathum Thani.
Tim penyelamat mengatakan ban kiri depan bus telah meletus dan rodanya terbakar. Pengemudi kehilangan kendali, bus menabrak pembatas jalan dan api dengan cepat menyebar ke seluruh kendaraan itu.
Bus itu adalah bus kedua dari tiga armada bus yang membawa siswa dalam study tour satu hari yang diadakan pihak sekolah. Bus itu milik Chinnaboot Tour, yang berkantor pusat di Sing Buri.
Polisi mengatakan pengemudi tidak berada di tempat kejadian setelah kecelakaan dan telepon genggamnya dimatikan. Hingga saat ini Kepolisian Thailand masih memburu sang pengemudi bus.
Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra mengirimkan pesan belasungkawa kepada keluarga korban dalam kebakaran bus itu, baik yang meninggal dunia atau luka-luka.
Paetongtarn menyatakan pemerintah Thailand akan menanggung biaya medis dan memberikan bantuan keuangan kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.
sumber artikel : suksesslot
Hot News
World News
Kecelakaan Bus Sekolah di Thailand 25 Orang Tewas
PBTim Redaksi
|2 Oktober 2024
|2 Menit Baca

PB
Tim Redaksi PUSAT BERITA ID
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.
Baca Juga
11 Jun 2026
2 Min Baca
Puluhan Dapur MBG di Batam Berhenti Sementara, Distribusi Makanan ke Sekolah Terdampak
Sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Batam menghentikan operasional sementara akibat kendala pencairan dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi ini berdampak pada layanan penyediaan makanan bagi para penerima manfaat di sejumlah sekolah.
11 Jun 2026
2 Min Baca
Dubes Baru Korea Utara Fasih Berbahasa Indonesia, Tegaskan Hubungan Baik dengan RI
Duta Besar baru Korea Utara untuk Indonesia menarik perhatian karena kemampuannya berbahasa Indonesia dengan lancar. Dalam perkenalan resminya, ia menegaskan bahwa hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Utara telah terjalin kuat selama puluhan tahun.
Berita Terkini

Puluhan Dapur MBG di Batam Berhenti Sementara, Distribusi Makanan ke Sekolah Terdampak
11 Jun
Dubes Baru Korea Utara Fasih Berbahasa Indonesia, Tegaskan Hubungan Baik dengan RI
11 Jun
Dasco Sebut Pemerintah Siapkan Langkah Penguatan Rupiah, Masyarakat Diimbau Kurangi Simpan Dolar
11 Jun







