Hot News

Rupiah Tembus Rp17 Ribu, Ancaman Inflasi hingga Utang Jumbo Mengintai

PBTim Redaksi
18 Maret 2026
7 Menit Baca
Rupiah Tembus Rp17 Ribu, Ancaman Inflasi hingga Utang Jumbo Mengintai
Sponsored
Ad

Nilai tukar rupiah kemarin sempat menembus level Rp17 ribu meski akhirnya turun ke Rp16.997 per dolar AS pada penutupan perdagangan, Senin (16/3) sore. Jatuhnya kurs rupiah ke Rp17 ribu kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Pasalnya, amblasnya rupiah ini dinilai tidak hanya mencerminkan gejolak pasar, tetapi juga dapat membawa dampak luas terhadap inflasi, daya beli masyarakat, hingga beban fiskal pemerintah.

Analis Senior InDi satu sisi, sektor yang berorientasi ekspor seperti komoditas sawit, batu bara, hingga sebagian industri manufaktur dapat memperoleh keuntungan. Penerimaan dalam dolar akan meningkat ketika dikonversi ke rupiah.

Namun di sisi lain, banyak industri domestik masih bergantung pada bahan baku impor sehingga pelemahan rupiah justru menaikkan biaya produksi.

"Pelemahan rupiah ke kisaran Rp17 ribu per dolar memberi efek campuran terhadap ekonomi Indonesia," kata Ronny kepada CNNIndonesia.com.

Menurut Ronny, dampak yang lebih luas justru datang dari sisi negatifnya. Rupiah yang melemah berpotensi mendorong imported inflation atau inflasi yang berasal dari barang impor. Harga energi, pangan impor, hingga bahan baku industri berpotensi meningkat jika kurs terus tertekan.

"Jika pelemahan berlangsung lama, tekanan akan muncul pada inflasi, biaya produksi, dan akhirnya daya beli masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, pelemahan rupiah juga dinilai akan meningkatkan beban pembayaran utang luar negeri pemerintah maupun korporasi dalam denominasi rupiah.

Ronny menilai jika kurs bertahan lama mendekati Rp17 ribu per dolar, efeknya bisa menekan stabilitas ekonomi domestik.

"Jika kurs mendekati Rp17 ribu dan bertahan lama, efeknya lebih condong menekan stabilitas ekonomi domestik, bukan sekadar fluktuasi pasar," ujarnya.

Ronny memandang pelemahan rupiah belakangan ini bukan hanya karena pecahnya perang di Timur Tengah. Konflik itu memang menjadi salah satu pemicu karena mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan ketidakpastian pasar global. Namun, sentimen domestik turut andil mendorong depresiasi mata uang Garuda.

"Jadi, perang hanya pemicu tambahan, bukan penyebab tunggal. Biasanya pasar bergerak karena akumulasi faktor eksternal dan domestik," jelas Ronny.

Secara regional, ia mengatakan memang banyak mata uang Asia juga mengalami tekanan ketika dolar AS menguat. Apabila rupiah melemah lebih tajam dibandingkan mata uang negara lain di kawasan, pasar bisa menilai ada kerentanan tambahan dari sisi fundamental domestik.

"Jika rupiah melemah lebih cepat dibandingkan mata uang negara peers di Asia, pasar biasanya membaca adanya kerentanan domestik tambahan," ucapnya.

Ronny menyebutkan ada empat langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk menahan nilai tukar rupiah terus longsor. Pertama, menjaga kredibilitas fiskal. Sebab, pasar sangat sensitif terhadap sinyal pelebaran defisit atau ketidakjelasan arah APBN. Jika fiskal dianggap berisiko, tekanan terhadap rupiah akan meningkat.

Kedua, Kementerian Keuangan harus memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia. Intervensi pasar valas, pengelolaan likuiditas dolar, dan kebijakan suku bunga perlu diarahkan untuk menjaga stabilitas, bukan sekadar mempertahankan level tertentu. Ketiga, memperkuat pasokan devisa melalui optimalisasi ekspor, repatriasi devisa hasil ekspor, serta menjaga surplus perdagangan tetap kuat.

Keempat, pemerintah harus membuat kebijakan yang jelas. Sebab, pasar sering bereaksi bukan hanya pada data ekonomi, tetapi pada ketidakpastian kebijakan. Jika arah kebijakan pemerintah konsisten dan kredibel, tekanan terhadap rupiah biasanya lebih terkendali.

"Singkatnya, pelemahan rupiah ke Rp17 ribu tidak otomatis menjadi krisis, tetapi juga tidak bisa dianggap enteng. Jika dibiarkan tanpa respons kebijakan yang kuat, pelemahan kurs bisa dengan cepat menular ke inflasi, daya beli, dan stabilitas fiskal," pungkas Ronny.



PB

Tim Redaksi PUSAT BERITA ID

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan.

Baca Juga

17 Jun 2026
3 Min Baca

Enam SPPG di Magetan Masih Disuspend Terkait IPAL, Satgas MBG Minta Perbaikan Segera Dituntaskan

Sebanyak enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih berstatus suspend atau penghentian sementara operasional karena belum memenuhi persyaratan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) meminta pengelola segera menyelesaikan perbaikan agar layanan dapat kembali beroperasi.

Info Menarik

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
OASISTOGEL Login Slot GacorDYNASTY4DTOTO Situs Slot OnlineKAISAR4DTOTO Bandar TogelTARUMA4D Agen Slot QRISData Result SGPData Result SydneyData Result HKLive Draw SydneyLive Draw SGPLive Draw HKGrinScape BlogLihatBeritaTumble DigitalHanGukBooSatu BeritaGelora InfoYayasan Perguruan DiponegoroSekolah DiponegoroPMB MethodistMethodist 2 KisaranSMA DiponegoroSMA Negeri 2 KisaranSlot Gacor Hari IniSitus Judi Slot OnlineBandar Togel TerpercayaAgen Slot Deposit PulsaRTP Slot OASISTOGELRTP Slot KAISAR4DTOTORTP Slot DYNASTY4DTOTOOASISTOGEL Link AlternatifSlot Online TerpercayaLogin Oasistogel WapSitus Slot Gacor ThailandDYNASTY4DTOTO Platform SlotDaftar OasisTogelDynasty4DToto LoginKAISAR4DTOTO LoginOASISTOGEL Game OnlineOasistogel OfficialAgen Slot Gacor JackpotTebak Angka TerpercayaTARUMA4D Agen SlotKAISAR4DTOTO Situs SlotLink Alternatif DYNASTY4DSlot Gacor QRISOASISTOGEL Togel OnlineLink Alternatif OASISOASIS GROUP Slot TerbaikBandar Togel ResmiSlot Zeus GacorBandar Togel Hadiah 10 Juta